Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 21:35 WIB

Imelda Marcos Siap Serahkan Ribuan Emas Batangan

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 31 Agustus 2017 | 12:50 WIB
Imelda Marcos Siap Serahkan Ribuan Emas Batangan
Imelda Marcos - (Foto: dugongmaharlika)
facebook twitter

INILAHCOM, Manila - Keluarga Ferdinand Marcos bersedia membantu ekonomi Filipina dengan cara mengembalikan simpanan emasnya yang kini berada di luar negeri.

Harian Inquirer mengabarkan, hal itu diungkapkan oleh Presiden Rodrigo Duterte dalam pidatonya Selasa (30/8/2017). "Saya tidak mau menyebut nama. Tapi keluarga Marcos membongkar semua miliknya dan mudah-mudahan bisa mengembalikannya," kata orang nomor satu Filipina itu.

Duterte menambahkan, keluarga Marcos punya alasan kuat untuk menyembunyikan kekayaannya di luar negeri. "Karena mereka terkucilkan dan untuk melindungi ekonomi Filipina," kata Duterte. "Mereka mengatakan, defisit yang dialami Filipina cukup besar, sehingga pengeluaran di masa depan tidak begitu besar, sehingga perlu bantuan. Mereka siap membongkar dan membawanya kembali, kata mereka. Bahkan dalam bentuk batangan emas sekalipun," kata Duterte menambahkan.

Penjelasan Duterte itu diungkapkan, setelah Lito Atienza, senator dan bekas walikota Manila mengaku pernah terlibat percakapan serius dengan Imelda Marcos. Bekas ibu negara Filipina itu berniat mengembalikan emas seberat 7 ribu ton ke tanah airnya. "Emas batangan itu disimpan di berbagai negara, sehingga Filipina dapat membayar utang luar negerinya," kata Atienza. "Saya akan membebaskan utang luar negeri Filipina," kata Imelda seperti dikuti Atienza.

Bila ucapan Imelda itu benar, menurut Atienza, Pemerintah Manila bisa mendapatkan sebagian dari kekayaan Marcos yang diperkirakan bernilai US$10 miliar. "Saya berharap agar Presiden Duterte dapat melakukan negosiasi, untuk mengambil sebagian dari simpanan emas Marcos itu," katanya.

Lito Atienza yang kini menjadi anggota legislatif itu menegaskan bahwa Pemerintah Manila tidak perlu menghukum keluarga Marcos. "Sudahlah, jangan diusut dan dihukum. Mari kita dapatkan emasnya dan kita berharap agar Filipina dapat mendapatkan keuntungan dari kasus ini," kata Lito Atienza.

 
x