Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 04:31 WIB

Pangeran Denmark Dilarang Masuk Bar di Australia

Oleh : Binar MP | Rabu, 23 Agustus 2017 | 14:50 WIB
Pangeran Denmark Dilarang Masuk Bar di Australia
Pangeran Denmark Frederik - (Foto: The New Daily)
facebook twitter

INILAHCOM, Brisbane - Ketika berada di Australia, Pangeran Denmark dilaporkan sempat ditolak untuk masuk ke sebuah bar di kota Brisbane, karena tidak memiliki kartu identitas yang disyaratkan, lapor media setempat.

Putra mahkota Frederik, 49 tahun, beserta rombongannya dikabarkan hanya bisa masuk ke bar tersebut dengan bantuan petugas polisi untuk perlindungan diplomatik.

Sebelumnya, mereka diminta menunjukkan kartu identitas kepada penjaga pintu bar.

Queensland dan negara-negara bagian lainnya di Australia menerapkan aturan ketat untuk bisa masuk ke tempat yang menjual minuman beralkohol.

Sering kali para pengunjung bar yang datang larut malam di Queensland harus menunjukkan paspor atau surat izin mengemudi sebagai bukti identitas mereka saat memasuki tempat-tempat yang tetap buka lewat tengah malam.

Pemerintah negara bagian mengatakan bahwa undang-undang yang disahkan bulan Juli lalu itu sudah diberlakukan 'untuk meminimalkan risiko bahaya terkait alkohol'.

Pangeran Frederik dan para asistennya berada di Brisbane untuk mengikuti lomba perahu layar, lapor media setempat. Mereka hanya diizinkan memasuki bar setelah para staf diplomatik turun tangan.

Pemilik bar Phil Hogan mengungkapkan kepada surat kabar Brisbane Courier Mail bahwa aturan baru tersebut merupakan suatu 'mimpi buruk' dan menekankan bahwa para tokoh internasional terkemuka harus mendapat pengecualian.

"Kejadian dengan Sang Pangeran ini hanya puncak gunung es. Setiap waktu itu terjadi dengan orang-orang biasa," katanya.

Surat kabar itu menggambarkan insiden terbaru ini merupakan 'sindiran yang mengguncangkan' akibat 'aturan kejam, yang secara teratur menangkapi para backpacker, turis-turis asing, dan pengusaha yang melakukan perjalanan bisnis'.

Juli lalu, sekitar 12 orang pembuat minuman anggur dari Prancis yang datang tanpa membawa kartu identitas yang disyaratkan, diusir dari The Gresham, salah satu bar di Brisbane yang paling terkenal, tulis surat kabar tersebut.

Pangeran Frederik pertama kali bertemu dengan perempuan yang kemudian menjadi istrinya, yang kemudian dikenal sebagai Mary Donaldson, di sebuah pub di Sydney selama Olimpiade tahun 2000 silam, demikian BBC melaporkan.

Komentar

 
Embed Widget

x