Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 04:26 WIB

Ribuan Imigran Haiti Menyeberang dari AS ke Kanada

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 15 Agustus 2017 | 11:48 WIB
Ribuan Imigran Haiti Menyeberang dari AS ke Kanada
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Ribuan imigran gelap asal Haiti berduyun-duyun menyeberang ke Kanada, menjelang berakhirnya program penampungan korban bencana gempa bumi di AS, pada Januari 2018 mendatang.

ABC News mengabarkan Senin (14/8/2017), banyak warga Haiti ketakutan dan bakal dipulangkan ke tanah airnya dari AS. Selama 6 bulan terakhir, pihak imigrasi Kanada menangkap 4.345 pencari suaka politik di perbatasan AS-Kanada. Sepertiga di antara mereka ditangkap di Quebec. Mereka menggunakan taksi dari AS tak jauh dari perbatasan, kemudian berjalan kaki beberapa kilometer sampai ke Kanada.

Akhir Juni lalu, tercatat hanya 50 imigran yang menyeberang perbatasan setiap harinya. Namun beberapa pekan belakangan ini, jumlahnya meningkat sekitar 100 hingga 200 orang per hari. "Kebanyakan dari mereka berada di AS selama belasan tahun," kata Jean-Nicholas Beuze, Wakil Kantor Komisi Tinggi Pengungsi PBB. "Kamp-kamp penampungan pengungsi di Stadion Olimpiade Montreal, Kanada terpaksa ditambah, untuk menampung 800 orang yang tiba setiap pekan," ujar Cedric Essimny, Juru Bicara Stadion Olimpiade Montreal.

"Rabu pekan lalu, 100 tentara Kanada ditempatkan di perbatasan Quebec untuk mendirikan kamp-kamp pengungsi tambahan itu," ujar jurubicara angkatan bersenjata Kanada. Quebec, menjadi tempat tujuan utama para pengungsi Haiti, karena di negara bagian itu mayoritas penduduknya berbahasa Prancis. "Sekitar 150 ribu warga Haiti tinggal di Kanada," kata Isme, perwakilan Haiti di Kanada.

Banyak informasi beredar di antara warga Haiti, bahwa Pemerintah Kanada bersedia menerima pengungsi asing. "Mereka yang tinggal di New York, New Jersey, Florida dan lainnya, akhirnya ramai-ramai ke Kanada," tutur Larrieux, yang memegang status sementara di AS. Apalagi, PM Kanada Justin Trudeau menyatakan "Warga Kanada akan menerima mereka yang melarikan diri karena teror, peperangan atau melarikan diri dari eksekusi. Tak peduli apapun agama mereka," kata PM Trudeau dalam pilpres Kanada akhir 2016 lalu. Warga Haiti bukanlah imigran asing yang menyeberang ke Kanada. Badan Perbatasan Kanada mencatat ribuan warga Sudan, Turki, Eritrea dan imigran asing lainnya mencari suaka politik ke Kanada.

Komentar

 
Embed Widget

x