Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 04:31 WIB

Belasan Pejabat Venezuela Kena Sanksi Ekonomi AS

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 27 Juli 2017 | 12:45 WIB
Belasan Pejabat Venezuela Kena Sanksi Ekonomi AS
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Pemerintahan Presiden Trump menerapkan sanksi ekonomi kepada 13 pejabat tinggi Venezuela pendukung Presiden Nicolas Maduro, Rabu (26/7/2017).

Miami Herald mengabarkan, sanksi ekonomi itu dijatuhkan untuk mencegah pemilihan umum Ahad (30/7/2017). Pemilu itu digelar untuk memilih anggota legislatif yang diperkirakan bakal memperkuat posisi Nicolas Maduro menjadi presiden Venezuela.

Ke-13 warga Venezuela yang terkena sanksi ekonomi itu terdiri dari para pejaba tinggi, pejabat militer, produser minyak dan pejabat bank yang menentukan suku bunga dan nilai mata uang Venezuela. Selain membekukan aset dan akun bank mereka yang ada di AS dan luar negeri, AS tidak memberikan visa kunjungan ke AS. "Mereka yang terpilih di parlemen seharusnya tahu, mereka melecehkan proses demokrasi di Venezuela dan berpotensi menerima sanksi ekonomi AS," bunyi pernyataan resmi Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin.

Sanksi ekonomi itu didukung oleh sejumlah anggota parlemen AS, termasuk mereka yang berdarah Cuba dari Miami, Florida. "Mereka yang melanggar HAM tidak dapat masuk ke AS atau memiliki akses lagi ke akun bank mereka di sini," kata Ileana Ros-Lehtinen, anggota Kongres Republik AS. "Kami tidak bisa lagi memberikan toleransi bagi pelanggar di Venezuela,"sambungnya.

AS telah menerapkan sanksi ekonomi bagi sejumlah pejabat Venezuela yang terlibat perdagangan narkoba, sejak 2015 lalu. Pada bulan Februari 2017 lalu, Presiden Trump menambahkan Wakil Presiden Venezuela Tareck El Aisami dalam daftar hitam pentolan narkoba. Menurut salah satu pejabat Gedung Putih, Wapres El Aisami memiliki kekayaan ratusan juta dolar dan disebarkan di sejumlah akun bank di seluruh dunia. Bulah Mei lalu, AS juga memvonis 8 hakim agung yang merestui Presiden Nicolas Maduro mengambil alih kekuasaan parlemen Venezuela, dan mengganti para anggotanya lewat Pemilu Ahad mendatang.

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x