Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 05:27 WIB

Pentagon Menyewa di Trump Tower Ratusan Ribu Dolar

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 20 Juli 2017 | 14:28 WIB
Pentagon Menyewa di Trump Tower Ratusan Ribu Dolar
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Departemen Pertahanan AS, Pentagon mengeluarkan dana US$130 ribu per bulan untuk menyewa ruang kantor di Trump Tower, di kawasan elite Manhattan, New York.

Harian Wall Street Journal mengungkapkan Rabu (19/7/2017), ruang kantor itu disewa untuk mendukung keamanan Gedung Putih, walaupun Presiden Donald Trump tidak pernah tinggal di Trump Tower, sejak pindah ke Washington DC. Dari dokumen yang berhasil didapatkan Harian Wall Street Journal, Pemerintah AS telah membayar uang kontrak sebesar US$2,39 juta. Dana itu untuk menyewa ruang kantor seluas sekitar seribu meter persegi, mulai 11 April hingga 30 September 2018.

Menurut surat kontrak yang dikeluarkan Badan Pelayanan Umum AS, pemerintah AS telah membayar US$180 ribu, dalam bulan April. Sisanya dibayar US$130 ribu per bulan, untuk mengontrak ruang kantor selama 18 bulan di Trump Tower. Badan Pelayanan Umum AS, merupakan agen properti pemerintah AS yang mengelola penyewaan ruang kantor dan fasilitas bagi keperluan pemerintah AS.

Bahkan, pasukan pengawal kepresidenan AS, meminta tambahan anggaran pada Pemerintah Daerah New York. Tambahan dana sebesar US$27,5 juta untuk anggaran tahun 2018 itu digunakan sebagai "Dana untuk mengamankan Trump Tower, dan melindungi keamanan presiden Trump di Kota New York." Padahal, Presiden Trump belum pernah menginap di Trump Tower, sejak menjadi penghuni Gedung Putih, Februari 2017.

Badan Pelayanan Umum AS telah mengirim surat kepada Anggota Kongres Jackie Speier dan James A. MacStravic, pejabat Logistik dan Teknologi Pentagon. Isinya antara lain menyebutkan "Ruangan di Trump Tower milik pribadi dan negosiasi kontrak persewaan ruangan dilakukan antara Pemerintah AS dan pemilik gedung," tulisnya.

"Sejauh ini, kami tidak melihat presiden mengambil keuntungan dari penyewaan ruangan itu," lanjutnya. Maksudnya? Bukankah Tump Tower milik Donald Trump? Ya akal-akalan, agar tidak ketahuan presiden AS sebenarnya memang menangguk untung.

 
x