Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 03:10 WIB

Pemimpin ISIS Al Baghdadi Diyakini Telah Terbunuh

Oleh : Didi Prambadi | Rabu, 12 Juli 2017 | 12:24 WIB
Pemimpin ISIS Al Baghdadi Diyakini Telah Terbunuh
Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Baghdad - Pengamat Hak Asasi Manusia Suriah memastikan bahwa Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi telah terbunuh.

Reuters mengabarkan Selasa (11/7/2017), kepastian itu diungkap beberapa hari setelah tentara Irak merebut sejumlah kawasan di Kota Mosul. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia juga mengungkapkan, al-Baghdadi tewas dalam salah satu serangan udara yang dilancarkan Rusia, Juni lalu. Serangan tersebut dilakukan Rusia ketika para komandan gerilyawan ISIS berkumpul di Kota Raqqa.

"Kami memastikan informasi itu dari para pejabat tinggi militer," kata Rami Abdulrahman. "Termasuk di antaranya, keterangan seorang pejabat Suriah yang memimpin serangan di Deir al-Zor," kata Abdulrahman, Direktor Pemantau Perang Berbasis di London, Inggris. Menurutnya, beberapa aktivis yang bekerja dengan Abdulrahman di Dier al-Zor menyatakan sumber-sumber mereka memastikan al-Baghdadi tewas.

Para pentolan gerakan militan ISIS yang terbunuh di Irak dan Suriah oleh serangan militer AS, termasuk Abu Ali al-Anbari, deputi al-Baghdadi, juga Abu Omar al-Shishani, menteri perang ISIS dan penasehat militer Baghdadi, serta Abu Mohammed al-Adnani, salah satu pemimpin ISIS cukup penting.

Al-Baghdadi yang lahir dengan nama Awad al-Samarrai di Kota Tobchi, utara Baghdad tahun 1971, berasal dari keluarga konservatif. Beberapa kerabat dan keluarganya menjadi imam ultra konservatif sekolah Salafi Sunni Islam. Al-Baghdadi bergabung dengan para gerilyawan jihad pada 2003, setahun setelah AS melakukan invasi militer ke Irak. Baghdadi pernah tertangkap pasukan AS, namun dibebaskan setahun kemudian, karena dianggap sebagai provokator gurem.

Pada 2014, dunia baru menyadari bahwa Al-Baghdadi berbahaya, tatkala muncul di atas mimbar Masjid al-Nuri, mengenakan pakaian serba hitam dan mengumumkan terbentuknya Pemerintahan Khalifah. Ribuan relawan dari seluruh dunia membanjiri Irak dan Suriah untuk bergabung menjadi 'Jund al-Khilafa' atau tentara khalifah.

 
x