Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 27 September 2017 | 03:09 WIB

Empat Rancangan Menlu Tillerson Hadapi Rusia

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 20 Juni 2017 | 11:41 WIB
Empat Rancangan Menlu Tillerson Hadapi Rusia
(Foto: indiatoday)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson memiliki empat panduan bagi Pemerintahan Presiden Donald Trump menghadapi Presiden Rusia Vladimir Putin.

BuzzFeed melaporkan (Senin (19/6/2017), hal itu dilakukan Tillerson mengingat hubungan Rusia dan AS makin tegang belakangan ini. "Hubungan kedua negara kini seperti di selokan," tutur seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS. "Kami berharap agar airnya tidak sampai meluap ke saluran air," sambungnya. Jadi, apa empat langkah yang ditawarkan Rex Tillerson, bekas CEO Exxon yang sejak lama bekerjasama dengan para pejabat Kremlin itu?

Pertama, adalah meyakinkan Moskow bahwa tindakan agresif terhadap AS, bakal berdampak buruk bagi kedua negara. Bila Rusia misalnya mengirim senjata ke kelompok Taliban di Afghanistan atau melecehkan diplomat AS, maka Washigton akan melawan balik.

Kedua, Tillerson minta agar Moskow menarik dukungannya pada Korut, seperti halnya memaksa China membekukan impor batubara dari Korut. Ketiga, Tillerson juga mencari cara kerjasama yang lebih baik dari Rusia melawan ISIS. Keempat, rancangan yang diusulkan Tillerson adalah menekankan pentingnya strategi stabilitas AS dengan Rusia, yang mencakup berbagai tujuan geopolitik jangka panjang bersama.

Banyak yang menilai rancangan Tillerson itu mirip langkah-langkah yang hendak dilakukan Obama. Bedanya, pada masa Obama, negara-negara Eropa Timur tampak lebih mampu bertahan menghadapi taktik Rusia, lewat program-program pembangunan demokrasi dan pertahanan bersama dengan NATO, lewat Kerjasama Satuan Khusus yang dibentuk Juni 2015, saat NATO melakukan latihan militer bersama di Polandia. Sementara dalam rancangan Tillerson, tidak ada jaminan memperkuat posisi Eropa Timur.

Bahkan, banyak yang bersikap skeptis melihat upaya Tillerson itu. Senator Lindsey Graham dari Republik misalnya, mempertanyakan pemangkasan bantuan AS ke sejumlah negara bekas Soviet. "Bagaimana kita menjelaskan pada Georgia, manakala bantuan AS dipangkas hingga 66%? Bagaimana mereka bisa bertahan menghadapi Rusia nantinya," kata Senator Lindsey Graham.

 
x