Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 17 Agustus 2017 | 20:45 WIB

China Tertarik Bangun Manufaktur di Kuala Tanjung

Oleh : - | Senin, 19 Juni 2017 | 04:29 WIB
China Tertarik Bangun Manufaktur di Kuala Tanjung
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi Direktur Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Harjanto mendengarkan pemaparan dari Kepala Perwakilan UNIDO untuk Indonesia dan Timor Leste Shadia Bakhait Hajarabi dan jajarann - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Perusahaan asal China yakni China Communications Constructions Company Ltd. (CCCC) tertarik mengembangkan kawasan industri Kuala Tanjung, Sumatera Utara.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Industri Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian Harjanto saat delegasi Indonesia melakukan pertemuan dengan CCCC pada China-Indonesia Cooperation Forum di Tiongkok.

"Salah satu unit usaha CCCC, yakni China Harbour secara spesifik menyatakan tertarik pada pengembangan kawasan industri di Kuala Tanjung dan kerja sama di sektor pelabuhan," kata Harjanto di Jakarta, Minggu (18/6/2017).

Menurut Harjanto, pihak CCCC mengakui, Indonesia merupakan mitra potensi yang strategis bagi mereka terutama dalam pengembangan proyek infrastruktur, seperti pembangkit tenaga listrik, jembatan, dan jalur kereta api.

Diharapkan, CCCC dapat turut berpartisipasi dalam kerja sama pengembangan kawasan industri di luar Pulau Jawa serta mampu menarik unit-unit usahanya untuk berinvestasi pada sektor manufaktur di Indonesia.

Kemenperin mencatat, investasi Tiongkok di Indonesia menduduki peringkat ke3 sebagai PMA pada sektor manufaktur dengan nilai mencapai 2 miliar dollar AS, yang tersebar pada 594 proyek.

Nilai ini meningkat 839% dibanding periode yang sama di 2015. Selama 2014-2016, konsentrasi investasi manufaktur Tiongkok di Indonesia, yaitu pada sektor logam, mesin dan elektronik, mineral nonlogam, kimia dan farmasi, serta makanan. [tar]

 
Embed Widget

x