Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 Juli 2017 | 23:28 WIB

Polisi Perintahkan Tangkap Pengawal Presiden Turki

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 16 Juni 2017 | 13:02 WIB
Polisi Perintahkan Tangkap Pengawal Presiden Turki
Presiden Recep Tayyip Erdogan - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Kepolisian Daerah Metro Washington DC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap belasan pengawal Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang menyerang kelompok demonstran bulan lalu.

Associated Press mengabarkan, perintah itu dikeluarkan Kapolda Metro Peter Nesham dan Walikota Muriel Bowser, Kamis (15/6/2017). Mereka yang menjadi sasaran adalah sembilan pengawal kepresidenan, dua polisi Turki serta dua warga Canada. "Perintah itu memberi pesan jelas bahwa AS tidak memberikan toleransi pada setiap orang yang melakukan intimidasi dan kekerasan yang mengancam kebebasan berpendapat," kata Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson.

Departemen Luar Negeri AS akan bekerjasama dengan jajaran kepolisian AS dan badan hukum internasional untuk menentukan langkah selanjutnya. Heather Nauert, jurubicara Departemen Luar Negeri AS menolak memberi penjelasan lebih lanjut. Namun Heather mengungkapkan, besar kemungkinan AS akan minta agar ke-12 warga Turki itu diekstradisi, atau akan dicekal memasuki AS.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dikabarkan sangat kesal dengan perintah itu. Dalam acara buka bersama di Ankara, Erdogan mempertanyakan perintah itu. "Ini hukum apa sih?" tanya Erdogan. "Jika bukan untuk mengawal saya, buat apa saya bawa mereka ke AS," tutur pemimpin Turki itu. Lebih lanjut, Erdogan menjelaskan bahwa para demonstran itu adalah anggota kelompok militan Kurdi dan petugas keamanan AS gagal menghalau mereka.

Kini para pengawal Erdogan yang terlibat adu jotos itu, kembali ke Turki. Besar kemungkinan mereka yang termasuk dalam daftar nama yang dicari itu, akan ditangkap bila kembali ke AS. Atau, bila masih berada di AS, maka mereka dapat diekstradisi bila Turki menolak mencopot kekebalan politik para pengawal kepresidenan itu. "Mereka harus dibawa ke AS untuk mempertanggung jawabkan perintah penangkapan itu," kata Kapolda Peter Nesham.

"Di Washington DC, kami tidak peduli apa pandangan politik mereka. Kami juga tak peduli mereka mendukung siapa," lanjut Peter Nesham. "Sebagai badan pemerintah AS, kami jajaran kepolisian hanya memiliki tugas agar anda aman di sini," tutur Peter Nesham.

Tags

 
x