Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 28 Juli 2017 | 01:44 WIB

Israel Bakal Bekukan Kantor Cabang Al Jazeera

Oleh : Didi Prambadi | Rabu, 14 Juni 2017 | 16:14 WIB
Israel Bakal Bekukan Kantor Cabang Al Jazeera
(Foto: presstv)
facebook twitter

INILAHCOM, Jerusalem - Pemerintahan Israel berniat membekukan kegiatan kantor cabang stasiun televisi Al Jazeera di Jerusalem, menyusul blokade siaran yang dilancarkan Arab Saudi dan sejumlah negara Teluk lainnya.

Kantor Berita Associated Press mengabarkan Selasa (13/6/2017), sejumlah pejabat Israel menggelar pertemuan pertama kali membahas kemungkinan penutupan stasiun yang bermarkas di Doha, Qatar itu. "Pembicaraan masih berlangsung dan belum ada keputusan akhir," ujar seorang sumber kepada harian Israel The Yediot Ahronot.

Kepala Biro Al Jazeera di Israel, Walid Omary mengungkapkan bahwa ancaman pembekuan operasi kantor cabang jaringan televisi itu bukan pertama kali ini dilakukan Israel. "Ini bukan pertama kali kok," kata Walid Omary. "Saya berharap, mereka menarik kembali ancamannya untuk menutup stasiun cabang kami di sini," sambungnya.

Meski Pemerintahan PM Benjamin Netanyahu belum mengeluarkan alasan pembekuan Al Jazeera, namun sejak lama Israel berniat menutup jaringan televisi tersebut. Sejumlah pejabat Jerusalem menuduh Al Jazeera menyiarkan berita tidak seimbang tentang Israel dan Palestina. Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman menuduh Al Jazeera menyiarkan serangkaian hasutan menggunakan propaganda model 'Nazi Jerman'.

Arab Saudi dan Yordania merupakan negara pertama yang membekukan kegiatan kantor cabang Al Jazeera. Siaran tayangannya juga dibekukan di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain.

 
x