Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 28 Juli 2017 | 01:43 WIB

Dennis Rodman Berada di Pyongyang Korut

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 13 Juni 2017 | 13:27 WIB
Dennis Rodman Berada di Pyongyang Korut
(Foto: nydailynews)
facebook twitter

INILAHCOM, Pyongyang - Dennis Rodman, bekas pemain basket AS diperkirakan tiba di Pyongyang, ibukota Korut, Selasa (13/6/2017) untuk sebuah misi terselubung, tutur dua pejabat tinggi Korut.

Wartawan CNN memergoki salah satu pemain kondang AS itu di Bandara Beijing, China, sebelum bertolak menuju Pyongyang. Meski kedatangan Rodman belum diketahui secara jelas, namun kunjungannya kali ini dilakukan di tengah memanasnya konflik antara Korut dengan Barat. Terutama setelah penguasa Pyongyang meluncurkan 16 kali percobaan penembakan rudal antar benua akhir-akhir ini.

Pemain basket profesional berusia 56 tahun itu, berkunjung ke Korut selama empat kali. Tiga kunjungannya terjadi antara 2013 dan 2014. Seorang pejabat senior AS menyebutkan Departemen Luar Negeri AS mengetahui kunjungan Dennis Rodman kali ini, namun pejabat itu menekankan bahwa kunjungan Rodman bukan sebagai utusan Pemerintah Washington.

Kunjungan terakhirnya terjadi pada 2014, pada saat Rodman - yang pernah main di grup Lakers, Los Angeles dan Mavericks, Dallas itu - memimpin sejumlah pemain basket profesional melakukan pertandingan persahabatan, sebagai hadiah bagi Kim Jong-un yang merayakan hari ulang tahunnya.

Kunjungan Rodman kali ini, merupakan kunjungan pertama kali sejak Donald Trump menjadi presiden AS. Dennis Rodman pernah ikut dalam acara realita televisi 'Celebrity Apprentice' yang dipandu Donald Trump pada tahun 2009. Rodman diikutkan lagi di acara yang sama tahun 2013.

Dennis Rodman yang terkenal berperangai buruk di lapangan basket itu, diduga melakukan 'diplomasi basket' di Korut. Diplomasi model itu pernah dilakukan Rodman pada 2014, pada saat membebaskan Kenneth Bae, seorang warga AS yang dituduh melakukan kegiatan mata-mata dan dipenjara selama 735 hari di penjara Korut, sebelum akhirnya dibebaskan.

Saat ini masih ada empat warga AS yang ditahan di Korut. Dua di antaranya adalah Kim Sang Duk dan Kim Hak-song, dua akademisi yang mengajar di Pyongyang University of Science and Technology. Tahanan lain adalah Otto Wambier, mahasiswa University of Virginia dan Kim Dong Chul, pengusaha AS.

 
x