Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 Juni 2017 | 23:27 WIB

Soal Qatar, Pentagon Beda Pendapat dengan Trump

Oleh : - | Minggu, 11 Juni 2017 | 12:55 WIB
Soal Qatar, Pentagon Beda Pendapat dengan Trump
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Wahington - Presiden AS Donald Trump dan Departemen Pertahanan AS atau Pentagon ternyata mempunyai pandangan yang berbeda jauh mengenai Qatar.

Jika Trump terang-terangan menuduh Qatar mendanai terorisme, maka Pentagon justru menginginkan pendekatan yang lebih lembut kepada Qatar.

Menurut Pentagon, AS sangat bergantung kepada Qatar mengingat operasi-operasi militer dan udara khususnya untuk melawan ISIS memiliki basis serangan dari negara ini.

Menuduh secara implisit Qatar ada di balik terorisme, Trump menyeru negara yang hubungan diplomatiknya telah diputus Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab itu untuk berhenti mendanai kelompok-kelompok pelalu terorisme. Trump bahkan menyebut Qatar sudah biasa mendanai kelompok teror dalam tingkat tinggi.

"Tidak ada bangsa beradab yang mau menoleransi kekerasan ini atau membiarkan ideologi jahat ini menyebar," kata Trump dalam jumpa pers bersama dengan Presiden Rumania Klaus Iohannis beberapa waktu lalu.

Pernyataan ini berbalikkan dengan Pentagon yang menginginkan AS dan sekutunya melakukan pendekatan lebih bersahabat kepada Qatar.

Pentagon bahkan menyatakan blokade terhadap Qatar oleh Saudi dan negara Teluk lainnya akan menghambat kemampuan operasi militer jangka panjang untuk memerangi ISIS.

"Meskipun operasi militer saat ini dari Pangkalan Udara Al Udeid tidak terhenti atau terganggu, situasi yang tengah terjadi itu akan menghambat kemampuan kita dalam merencanakan operasi militer jangka panjang," kata Kapten Jeff Davis, Juru Bicara Pentagon seperti dilansir Reuters.

Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar adalah tempat berpangkalannya sekitar 11.000 pasukan AS dan koalisi yang merupakan pangkalan penting dalam perang melawan ISIS.

Tanpa menjelaskan operasi jangka panjang apa yang terdampak krisis diplomatik Qatar itu, Davis menyebut Qatar sangat penting untuk operasi udara melawan ISIS.

 
x