Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 22:48 WIB

Kelompok ISIS Mengancam Bakal Serang Arab Saudi

Oleh : Didi Prambadi | Sabtu, 10 Juni 2017 | 14:58 WIB
Kelompok ISIS Mengancam Bakal Serang Arab Saudi
(Foto: ndtv)
facebook twitter

INILAHCOM, Teheran - Kelompok militan Islam, ISIS mengancam hendak melancarkan serangan terhadap Arab Saudi, yang dianggap sebagai negara monarki yang korup.

Newsweek mengabarkan Jumat (9/6/2017), dalam video yang diedarkan ISIS dua hari setelah penyerangan di Teheran, terlihat lima anggotanya mengenakan masker mengatakan "Saudi akan menjadi sasaran berikutnya," kata mereka. Lebih lanjut, kelima anggota ISIS itu menegaskan, "Demi Allah, kami akan menyerang kalian di rumah kalian. Kami bukan suruhan siapa-siapa, tapi kami mematuhi perintah Allah dan Utusannya. Kami melawan demi keyakinan agama. Bukan demi Iran atau Jasirah Arab," kata mereka dalam video yang disiarkan kantor berita Amaq dan dikirim lewat linimasa Telegram.

Meskipun sama-sama berpaham Sunni, namun kelompok militan ISIS menganggap Kerajaan Arab Saudi adalah pemerintahan monarki yang korup. ISIS menuduh Kerajaan Saudi menggunakan Islam untuk memegang kekuasaan. "Kalian tidak menggunakan agama Islam sebagaimana mestinya," kata kelompok tersebut.

ISIS pernah melakukan serangan terhadap pasukan keamanan Saudi di Medinah. Pada September 2016, Pemerintah Saudi berhasil membongkar tiga sel yang berhubungan dengan ISIS dan menangkap 17 orang. Kelompok ISIS mengaku memiliki sel-sel yang mengoperasikan kegiatannya di tiga provinsi atau wilayat. Yakni Wilayat Bahrain, Wilayat Hijaz dan Wilayat Najd. Untuk melawan kelompok militan jihad di Irak dan Suriah, Arab Saudi memimpin koalisi militer anti-ekstrimis yang berpusat di Riyadh.

Kelompok ISIS menyatakan menjadikan Iran sebagai sasaran karena mayoritas berpenduduk Syiah. Kelompok itu merekam gambar suasana gedung Parlemen Iran dan Museleum Ayatollah Ruhollah Khomeini, sebelum melakukan serangan bom bunuh diri. "Atas izin Allah, brigade ini merupakan jihad pertama di Iran. Kami minta saudara-saudaraku sesama Muslim untuk mengikuti langkah kami. Demi Allah api telah dinyalakan dan tidak dapat dipadamkan lagi," kata seorang anggota ISIS dalam video itu.

Komentar

 
x