Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 22:48 WIB

Mantan Direktur FBI Sebut Donald Trump Pendusta

Oleh : Binar mp | Jumat, 9 Juni 2017 | 13:20 WIB
Mantan Direktur FBI Sebut Donald Trump Pendusta
(Foto: Getty Images)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington - Mantan Direktur FBI, yang dipecat Donald Trump bulan lalu, James Comey, memberikan kesaksiannya pada sebuah komite senat Amerika Serikat (AS) pada Kamis (8/6/2017). Comey mengatakan kepada Kongres bahwa komentar pemerintahan Presiden Donald Trump tentang dirinya dan FBI 'semata-mata dusta'.

Comey mengatakan mereka salah dalam memburuk-burukkan lembaga itu dan kepemimpinannya.

Sebagaiamana BBC melaporkan, Comey juga mengaku 'bingung' dengan 'pergeseran penjelasan' dalam pemecatannya pada saat dia sedang memimpin penyelidikan kaitan antara kampanye Trump dengan Rusia.

Trump, menurutnya, beberapa kali mengulang kepadanya bahwa dia melakukan pekerjaan 'hebat'.

Comey menduga bahwa dia dipecat karena 'mengubah cara melakukan penyelidikan tentang Rusia'.

"Saya tahu saya dipecat karena sesuatu tentang cara saya melakukan penyelidikan Rusia yang dalam beberapa hal memberi tekanan kepadanya, yang dalam beberapa hal mengganggunya," kata Comey.

Mantan bos FBI itu tampak tenang dan sabar ketika memberikan keterangan selama hampir tiga jam walau bersemangat ketika menyampaikan pidato pembukaan.

"FBI jujur. FBI kuat. Dan FBI mandiri dan selalu akan begitu," tuturnya dalam pidato pembukaan.

Dia menjelaskan kepada komite bahwa Gedung Putih 'memilih untuk mencemarkan namanya, dan lebih penting lagi FBI' dengan mengatakan badan itu 'dipimpin dengan buruk'.

"Itu semua dusta. Dan saya minta maaf jika semua orang di FBI harus mendengarnya."

Comey memimpin salah satu dari beberapa penyelidikan terkait Rusia sebelum Presiden Trump memecatnya, pada Bulan Mei.

Badan-badan intelijen Amerika Serikat yakin Rusia campur tangan dalam pemilihan presiden Amerika Serikat dan menyelidiki kaitan antara tim kampanye Trump dengan pemerintah Moskow.

Namun tidak diketahui ada bukti kolusi dan Presiden Donald Trump menepisnya sebagai 'berita bohong'.

Sementara itu, juru bicara Presiden Trump, Sarah Sanders, sudah menyerang balik Comey dengan mengatakan, "Saya dengan pasti megatakan bahwa presiden bukan pendusta."

Komentar

 
x