Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 Juli 2017 | 13:43 WIB

AS: Peretas Rusia di Balik Konflik Timur Tengah

Oleh : Binar mp | Kamis, 8 Juni 2017 | 16:53 WIB
AS: Peretas Rusia di Balik Konflik Timur Tengah
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington - AS tuduh peretas rusia berada di balik perpecahan negara-negara Arab. Tim penyelidik AS meyakini peretas Rusia menaruh cerita bohong dalam siaran kantor berita Qatar hingga menyebabkan negara-negara Teluk memutus hubungan diplomatik dan memunculkan konflik di Timur Tengah.

Biro Penyelidik Federal AS atau FBI telah mengirimkan para personelnya ke Doha untuk membantu pemerintah Qatar menyelidiki dugaan peretasan.

Menurut hasil penyelidikan intelijen dari Badan Keamanan AS (NSA) mengindikasikan peretas Rusia di balik berita laporan tentang pemerintahan Qatar dua pekan lalu, demikian lansir CNN.

Sementara itu, kondisi di kawasan Teluk kini masih menegangkan menyusul Arab Saudi, Bahrain, Yaman, Mesir, Libya, mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar dua hari lalu. Negara Teluk itu menuding Qatar mendukung kelompok teroris dan bekerja sama dengan Iran.

Qatar sudah membantah tudingan itu dengan menyebut krisis diplomatik ini disebabkan berita bohong.

"Segala hal yang dituduhkan berdasarkan informasi yang salah dan menurut kami keseluruhan krisis ini adalah akibat informasi salah," ujar Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Muhammad Bin Abdulrahman al-Thani kepada CNN.

Pejabat AS mengatakan tujuan peretas Rusia dalam kasus ini adalah untuk memecah belah negara sekutu AS.

"Senang rasanya kunjungan ke Saudi menemui Raja (Salman) dan bertemu 50 pemimpin muslim akhirnya menghasilkan sesuatu. Mereka bilang akan bertindak tegas soal pendanaan kelompok ekstremisme dan segala petunjuk mengarah ke Qatar. Boleh jadi ini awal dari berakhirnya horor terorisme," ujar Trump dalam kicauannya di Twitter seperti dilansir CNN.

 
x