Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 21 September 2017 | 03:06 WIB

Korut Dilaporkan Kembali Lakukan Uji Coba Rudal

Oleh : - | Kamis, 8 Juni 2017 | 14:00 WIB
Korut Dilaporkan Kembali Lakukan Uji Coba Rudal
(Foto: AFP)
facebook twitter

INILAHCOM, Seoul - Korea Utara telah meluncurkan sejumlah rudal antikapal dari sebuah kota di pesisir timur, demikian laporan Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Diluncurkan dari Kota Wonsan pada Kamis pagi (8/6/2017), rudal-rudal itu tampak seperti roket jarak pendek yang meluncur sejauh 200 kilometer hingga mendarat di laut.

"Korea Utara menembakkan serangkaian proyektil misterius, yang diduga merupakan rudal antikapal pagi ini dari kawasan Wonsan, Provinsi Gangwon," menurut keterangan dari kementerian tersebut seperti dilansir AFP.

Rudal antikapal adalah peluru kendali yang melintas di atas permukaan air dan dikendalikan dari jarak jauh. Sejumlah pakar meyakini Korea Utara pernah menguji coba rudal balistik antikapal, namun tidak berhasil.

Ini merupakan kali keempat Korea Utara melakukan uji coba rudal dalam kurun waktu kurang dari lima pekan saat Pyongyang terus mengabaikan peringatan PBB dan ancaman agresi AS.

Dewan Keamanan PBB pada Jumat pekan lalu secara aklamasi mengesahkan resolusi yang disusun AS untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap sejumlah pejabat dan entitas Korea Utara, sebagai respons atas serangkaian uji coba rudal balistik Pyongyang sepanjang tahun ini yang dilarang oleh resolusi PBB.

Sebelumnya awal bulan lalu, Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik dengan jangkauan terjauh sebagai upaya untuk menciptakan rudal yang mampu menghantam daratan utama AS.

Korea Utara telah melakukan dua tes atom dan puluhan peluncuran rudal sejak awal tahun lalu dalam upaya mengembangkan rudal yang mampu mengantarkan hulu ledak nuklir ke daratan AS, sesuatu yang Presiden Donald Trump telah bersumpah 'tidak akan terjadi'.

Militer AS mengatakan telah 'berhasil mencegat target rudal balistik antar benua' dalam sebuah tes yang dilakukan di tengah kekhawatiran atas program senjata Korea Utara.

 
x