Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 22 Juni 2017 | 23:25 WIB

Menlu Jerman: Trump Penyulut Konflik Timur Tengah

Oleh : Binar mp | Rabu, 7 Juni 2017 | 16:21 WIB
Menlu Jerman: Trump Penyulut Konflik Timur Tengah
Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump - (ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Berlin - Di tengah konflik diplomasi negara-negara teluk, Menteri Luar Negeri Jerman Sigmar Gabriel menuding Presiden AS Donald Trump sebagai penyulut perosalan di Timur tengah itu.

Gabriel juga mengatakan bahwa hal itu berpotensi memicu persaingan senjata setelah negara-negara tetangga Qatar memutus hubungan diplomatik dengan Doha.

"Kontrak militer besar-besaran Presiden AS Trump dengan negara-negara Teluk meningkatkan risiko persaingan senjata," ujar Gabriel dalam wawancara dengan surat kabar Handelsblatt yang diterbitkan pada Rabu (7/6/2017).

"Kebijakan ini jelas salah dan jelas bukan kebijakan Jerman," kata Gabriel, Selasa (6/6/2017) waktu setempat.

"Saya sangat khawatir mengenai peningkatan eskalasi dan konsekuensi bagi seluruh kawasan," imbuhnya.

Arab Saudi dan para sekutunya termasuk Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain mengumumkan, Senin (5/6/2017), negara-negara tersebut memutus hubungan diplomatik dan akses transportasi udara, laut dan darat dengan Qatar. Mereka menuding Qatar menjadi sarang kelompok ekstremis dan memberikan dukungan bagi agenda musuh utama Arab Saudi, Iran.

 
x