Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 22:33 WIB

Trump Ajak Saudi Cegah Terulangnya Bom WTC

Oleh : Bachtiar Abdullah | Senin, 22 Mei 2017 | 16:33 WIB
Trump Ajak Saudi Cegah Terulangnya Bom WTC
Donald Trump dan Raja sakman al-Saud di Riyadh - The Independent
facebook twitter

INILAHCOM. Riyadh --- Presiden Donald Trump Minggu ( 21/5/2017) lebih banyak membahas bagaimana upaya Arab Saudi mencegah peristiwa pengemboman World Trade Center 9/11 pada 2001 daripada sekadar menuduh negara lain, khususny Iran yang menjadi dalang terorisme global.

Dalam pidato di hadapan Raja Salman al- Saud, Trump berulang kali menyerang Iran dan mengklaim bahwa "Iran memasok persenjataan,melatih milisi yang menebar kehancuran dan kekacauan.Tak lupa, Trump juga mnenyubut Iran mendukung rezim Bashar al Assad di Suriah, tulis The Independent, Senin (22/5/2017)

Trump menambahkan bahwa karena Presiden Iran ceroboh menebar konflik dan teror sehingga menyengsaeakan rakyatnya. Sebelumnya Raja Salman al-Saud juga mencerca dan menuding Iran sebagai biang terorisme.

Padahal pada serangan 11/Sepr/2001 di World Trade Center New York yang membunuh hampir 3000 orang dilakukan olej 19 orang teroris warga Saudi.

Menteri Luar Negeri Iran Zavad Zarif menjelaskan bahwa Trump sebelumnya menyebut orang-orang Saudi yang menjadi dalang serangan 11/9/2001.

"Trump harus berdialog dengan orang-orang Saudi mengenai cara mencegah terulangannya serangan 11/9/2001 yang disponsori Barat." kata Menlu Zarif.

Pada pilpres Iran pekan lalu rakyat dibayangi oleh sifat agresiff dan keras Kepala (hawkish) Trump yang justru membuat petahana Presiden Hasan Rouhani menang besar mempecundangi penantangnya, Ibrahiom Raisi.
Sementara dalam kampanye pilpres 2015, Trump menyebut kesepakatan nuklir antara Iran dan 6 negara kuat dunia adalah kesepakatan buruk dan yang harus diobrak abrik.

Kini timbul sak wasangka bahwa pemerintahan Trump secara sepihak akan mengenakan sanksi terhadap Iran menyusul kesepakatan Trump dan kerajaan Sunni menentang kaum Syiah yang dibekingi Iran seperti di Yaman.

Ada kepentingan ekonomi yang mengipasi Washington agar memainkan "ancaman yang dibuat Iran".

 
x