Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 29 Mei 2017 | 10:57 WIB

Demonstran Protes Penggusuran Apartemen Kruschev

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 16 Mei 2017 | 14:00 WIB
Demonstran Protes Penggusuran Apartemen Kruschev
(Foto: bloomberg)
facebook twitter

INILAHCOM, Moskow - Jutaan warga Moskow turun ke jalan untuk memprotes rencana Pemerintah Rusia yang hendak menghancurkan ribuan bangunan dan apartemen jaman Soviet.

Polico mengabarkan Senin (15/5/2017), di bawah sinar matahari yang hangat, para warga menuntut Sergei Sobyanin, turun dari posisinya sebagai walikota Moskow. Sergei Sobyanin yang dikenal dekat dengan Presiden Putin itu, merupakan otak di belakang upaya penggusuran ribuan bangunan apartemen yang dikenal dengan nama 'Khrushchevki'.

Delapan ribu bangunan apartemen di Moskow itu, mengambil nama Pemimpin Soviet Nikita Khruschev itu bakal dihancurkan dan diganti dengan apartemen baru bernilai US$61,5 miliar yang bakal dihuni kaum kaya. Sementara 1,6 juta warga Moskow yang tinggal di Khruschevki diperintahkan menyingkir ke luar kota.

Ribuan bangunan apartemen yang dibangun pada tahun 1950-an dan 1960-an itu memang rapuh dan tidak terawat. Sebenarnya banyak penghuninya masih menaruh harapan terhadap Pemerintahan Presiden Putin untuk mengelola kompleks apartemen tersebut. Namun kenyataannya bertolak belakang. Sejumlah besar apartemen di jantung Moskow dikuasai para penguasa Kremlin, yang menjualnya ke tangan pengusaha dan kaum kaya. Para penghuni lama diminta tinggal di apartemen jauh di luar kota Moskow.

Protes hari Minggu itu, mencerminkan pula kondisi ekonomi Rusia yang semakin memburuk digerogoti para koruptor dan jatuhnya harga minyak dunia. Harga-harga komoditi membubung tinggi, gara-gara sanksi ekonomi Barat pada Rusia setelah melakukan intervensi militer ke Ukraina. Di antara para pemrotes warga Moskow, beberapa kelompok demonstran membawa poster berbunyi: "Jangan Hancurkan Konstitusi Rusia!"

Tags

 
x