Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 21:45 WIB

Protes Antikorupsi Rusia Tetap Digelar Juni

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 11 Mei 2017 | 18:14 WIB
Protes Antikorupsi Rusia Tetap Digelar Juni
(Foto: independent)
facebook twitter

INILAHCOM, Moskow - Alexei Navalny, tokoh oposisi Rusia diizinkan menjalani operasi mata ke Spanyol, setelah mengalami penyerangan bulan lalu.

Kantor berita Associated Press mengabarkan Rabu (10/5/2017), setelah dilarang ke luar negeri selama lima tahun, Navalny yang diberi dan paspor untuk berobat ke Spanyol, pekan lalu.

Bulan lalu, Navalny disiram cairan antiseptik oleh seseorang tak dikenal, sehingga mata kanannya mengalami luka bakar. Para pengikut Navalny mencurigai penyerangnya adalah aktivis pro-Kremlin.

Dalam akun Instagram Selasa (9/5/2017), Navalny menjelaskan telah menjalani operasi beberapa hari sebelumnya di sebuah klinik Barcelona, Spanyol. Dokter yang merawatnya berharap mata kanannya bakal pulih kembali dalam beberapa bulan ke depan.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengeluarkan dekrit yang menerapkan pengamanan ketat menjelang Piala Dunia 2018. Pengamanan serupa juga diterapkan selama Piala Konfederasi yang akan berlangsung di Rusia, bulan Juni dan Juli mendatang.

Dengan dekrit baru itu, Pemerintah Rusia melarang aksi protes di kota-kota seluruh Rusia, kecuali aksi protes yang mendapat izin dari Kremlin.

Larangan tersebut tampaknya diberlakukan, untuk mencegah aksi protes yang rencananya dilakukan kelompok oposisi pimpinan Navalny di seluruh Rusia bulan Juni nanti.

Protes itu digelar untuk menuntut para pejabat tinggi Rusia yang dituduh melakukan korupsi. Aksi protes serupa pernah dilakukan Natalny bulan Maret lalu, dan dihadiri ribuan simpatisan.

"Hak-hak konstitusi warga Rusia tidak dapat dihalangi atau dihapus oleh sebuah dekrit presiden," tutur Natalny.

"Tidak ada izin khusus yang harus disetujui Putin, untuk menggelar aksi turun ke jalan. Dan aksi anti-korupsi pada 12 Juni nanti tetap berlangsung," lanjut tokoh oposisi Rusia itu.

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x