Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 15:54 WIB

Desak Sanksi Ekonomi, Korut Kecam Media China

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 4 Mei 2017 | 12:44 WIB
Desak Sanksi Ekonomi, Korut Kecam Media China
(Foto: dw.com)
facebook twitter

INILAHCOM, Pyongyang - Media massa Pemerintahan Korea Utara mengecam media China yang mengimbau agar sanksi lebih keras diberikan kepada Pemerintah Pyongyang karena melakukan percobaan senjata nuklir.

Kantor berita Reuters mengabarkan, kecaman itu dilontarkan KCNA Rabu (3/5/2017). "Kata-kata yang absurd dan sembrono kini disiarkan tiap hari oleh media China, yang membuat situasi makin buruk," tulis kantor berita resmi Korut itu menanggapi seruan harian Harian Rakyat China dan Global Times. "China lebih baik memikirkan lagi konsekuensi serius atas hubungan Korut-China, akibat kecerobohan itu," tambahnya.

Selanjutnya, KCNA menyebut imbauan sanksi lebih keras itu diucapkan "Politikus China yang dungu dan personil media yang tak tahu apa-apa," tulisnya. Menurut KCNA, program nuklir yang diluncurkan Korut dibutuhkan sebagai eksistensi dan pembangunan negara yang tak dapat diubah atau diguncang. "Korea Utara tidak akan pernah meminta-minta agar persahabatan dengan China tetap terjaga," tulisnya.

Kemarahan rezim Pyongyang di bawah pimpinan Kim Jong-un mencuat, setelah Harian Rakyat China dan Global Times meminta Korut membongkar program nuklirnya. "Hal itu melanggar hak-hak independen dan legitimasi serta martabat dan kepentingan tertinggi Korut," tulis kedua media Beijing itu.

"Hal itu mengancam hubungan dengan negara tetangga yang berpikiran jujur dan memiliki sejarah persahabatan yang panjang," lanjutnya. Pemerintah Presiden Xin Jinping juga meminta seluruh jajaran di Korut untuk tetap tenang dan menghentikan ulah yang menjengkelkan.

Komentar

 
x