Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 23:17 WIB

HAM Minta Malaysia Tak Ekstradisi Dua Warga Turki

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 4 Mei 2017 | 12:16 WIB
HAM Minta Malaysia Tak Ekstradisi Dua Warga Turki
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan - (Foto: theguardian)
facebook twitter

INILAHCOM, Kuala Lumpur - Kelompok Hak Asasi Manusia meminta Pemerintah Malaysia agar tidak mengekstradisi dua warga Turki, karena bakal mengalami penyiksaan.

The Guardian melaporkan (3/5/2017), permintaan itu disampaikan bagi Turgay Karaman dan Ihsan Aslan, dua warga Turki yang ditangkap karena dituduh menjadi pengikut tokoh oposisi Turki, Fethullah Gulen. "Besar kemungkinan bila mereka dipulangkan, mereka akan disiksa di tahanan, dan akan divonis dalam pengadilan yang tidak fair," kata Phil Robertson, Deputi Direktur HAM Asia.

Permintaan ekstradisi ke Turki itu dilancarkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membasmi musuh politiknya. Sekitar 41 ribu lebih warga Turki ditahan karena dituduh terlibat aksi kudeta gagal tahun lalu.

Menurut Erdogan, aksi kudeta itu dilakukan Gerakan Hizmet, sebuah jaringan global Islam pimpinan Fethullah Gulen yang kini hidup di pengasingan di negara bagian Pennsylvania, AS. "Kami tidak berhenti mengejar mereka di dalam maupun luar negeri," kata Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

Belum jelas, apakah Turgay Karaman dan Ihsan Aslan benar-benar menjadi anggota Gerakan Hizmet. Menurut media Kuala Lumpur, kedua warga Turki itu bekerja di sebuah sekolah internasional di Malaysia. Karaman dikabarkan akan diadili pekan ini, konon untuk kasus yang berbeda. Dalam pernyataan resminya, istri Karaman menyebutkan, pasangan itu tinggal di Malaysia sejak 13 tahun dan memilik izin kerja.

Kantor Pemerintah Perdana Menteri Najib Razak berjanji akan meneliti kasus ini lebih jauh. Namun Inspektur Jenderal Polisi Malaysia, Khalid Abu Bakar mengungkapkan "Keduanya tertangkap saat melakukan kegiatan yang mengancam keselamatan Negara Malaysia," katanya.

Komentar

 
x