Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 14:51 WIB

Militer Filipina Serang Militan Maute, 3 WNI Tewas

Oleh : Binar MP | Rabu, 26 April 2017 | 18:18 WIB
Militer Filipina Serang Militan Maute, 3 WNI Tewas
(Foto: philstar)
facebook twitter

INILAHCOM, Piagapo - Militer Filipina melakukan penyerangan pada militan Maute yang berafialiasi dengan ISIS, di kota Piagapo di provinsi Lanao del Sur yang menewaskan sedikitnya 37 orang.


Kelompok militan Maute merupakan satu dari beberapa kelompok bersenjata di Filipina Selatan yang pemimpinnya telah berjanji setia kepada ISIS. Kelompok ini telah dikaitkan dengan pemboman, penculikan, dan beberapa penyerangan besar-besaran terhadap masyarakat lokal.

Menurut laporan, dari keseluruhan militan tiga di antaranya merupakan warga negara Indonesia.

"Kami menewaskan 37 musuh, dimana 14 di antaranya telah diidentifikasi, sementara 23 lainnya masih belum diketahui identitasnya. Tiga orang di antaranya merupakan warga negara Indonesia dan satu lainnya dari Malaysia," kata Kepala Militer Nasional Jenderal Eduardo Ano kepada wartawan di Manila.

Ano juga menjelaskan bahwa militan asing yang tewas tersebut merupakan bagian dari 160 pejuang kelompok ekstremis Maute yang diserang oleh militer Filipina di Pulau Mindanao pada akhir pekan lalu.

Menurut informasi, mereka juga merupakan mantan anggota Jemaah Islamiyah Asia Tenggara yang mengebom Bali pada 2002 silam.

Diketahui, bahwa anggota Jemaah Islamiyah memang telah lama menetap di Filipina selatan untuk melatih keterampilan penduduk setempat membuat bom.

Sementara itu, seorang juru bicara brigade yang memimpin serangan, Letnal Jo-ar Herrera, mengatakan bahwa tentara baru menemukan tiga jasad militan di wilayah tersebut. Namun informan dan penduduk setempat melaporkan bahwa jumlah korban jauh lebih tinggi daripada itu.

Herrera mengatakan serangan dari udara dilakukan militer Filipina menggunakan pesawat jet FA-50, helikopter tempur, pesawat pembom, dan artileri. Mereka membombardir kamp Maute dan akhirnya berhasil merebut wilayah seluas tiga sampai empat hektar tersebut, demikian lansir Straits Times.

Komentar

 
Embed Widget

x