Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 21:49 WIB

Gedung Putih Bobol, Dua Pengawal Presiden Dipecat

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 14 April 2017 | 15:34 WIB
Gedung Putih Bobol, Dua Pengawal Presiden Dipecat
(Foto: kinggossip)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Dua pengawal kepresidenan dipecat dari tugasnya karena dinilai tidak mampu menghentikan seorang penyelundup masuk ke Gedung Putih, hingga berhasil mencapai jalur utama East Executive Avenue.

Bahkan, menurut CNN Kamis (13/4/2017), kehadiran penyelundup bernama Jonathan Tran tersebut, tidak terdeteksi selama 15 menit oleh kedua pengawal presiden yang bertugas malam itu. "Kedua pengawal presiden ditugaskan menjaga pos berlokasi di Gedung Departemen Keuangan dan pintu utama ke jalur East Executive Avenue," ujar sebuah sumber.

Rekaman video memperlihatkan Jonathan Tran, 26 asal California, diam-diam melompat pagar di salah satu sudut Gedung Departemen Keuangan yang letaknya bersebelahan dengan Gedung Putih. Tran kemudian memanjat pagar pembatas setinggi 1,5 meter, lalu berhasil merayap naik ke pagar 2,5 meter dan melewati pagar sepanjang 10 meter, sebelum pengawal presiden dengan kewalahan berhasil membekuknya. Padahal sebelumnya, kehadiran Jonathan menyebabkan alarm berbunyi tiga kali. Dan yang fatal, Jonathan Tran berada di halaman Gedung Putih selama 15 menit tanpa diketahui pihak keamanan.

Peristiwa itu terjadi 10 Maret, sebelum tengah malam, saat Presiden Donald Trump berada di dalam Gedung Putih. Waktu itu, pengawal presiden sempat memberitahu Trump ada penyelundup menyelinap masuk, dan kondisi warna Jingga - warna tanda paling berbahaya - telah diberlakukan.

Esok harinya, Trump memuji penanganan pengawal presiden atas insiden itu. "Mereka menjalankan tugasnya secara fantastis," kata Trump kepada wartawan saat berada di Trump National Golf Club di Potomac Falls, Virginia.

Direktur komunikasi pengawal presiden AS, Cathy Milhoan menyatakan pihaknya masih mengevaluasi insiden tersebut. "Pengawal kepresidenan melakukan langkah-langkah berdasarkan hasil evaluasi. Kami tidak bisa berkomentar langkah yang diambil masing-masing petugas. Tapi petugas kami melakukan tugas secara profesional dan etika yang berlaku," kata Cathy Milhoan.

Komentar

 
Embed Widget

x