Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 17 Agustus 2017 | 20:48 WIB

Suriah Bantah jadi Dalang Serangan Kimia

Oleh : Binar MP | Rabu, 5 April 2017 | 16:30 WIB
Suriah Bantah jadi Dalang Serangan Kimia
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Damaskus - Setelah mendapatkan banyak tuduhan dari dunia internasional terkait serangan kimia, Kementerian Luar Negeri Suriah pada Selasa (4/4/2017) menyatakan militer Suriah tak memiliki senjata kimia jenis apa pun.


Kementerian tersebut di dalam satu pernyataan mengecam atas tduhan tak berdasar yang meneybut Angkatan Udara Suriah melancarkan serangan gas beracun terhadap Kota Kecil Khan Sheikhoun, yang dikuasai gerilyawan, di Provinsi Idlib di bagian barat-laut negeri tersebut, pada Selasa (4/3/2017) pagi.

Sementar itu, Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia menyatakan 58 orang tewas dan puluhan orang lagi cedera akibat serangan itu.

Kementerian tersebut menegaskan, "Militer Suriah tak memiliki senjata kimia dan tidak menggunakannya sebelum ini di kota mana pun di Suriah."

Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad mengatakan kepada stasiun TV pan-Arab Al Mayadeen, gerilyawan yang didukung oleh Prancis, Inggris, Turki dan Arab Saudi yang melancarkan serangan kimia di Khan Sheikhoun. Ia juga mengatakan negaranya telah memenuhi semua komitmennya sebagai diatur oleh Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW).

Dia juga mendesak masyarakat internasional agar menyeret ke pengadilan semua pihak yang berada di belakang serangan itu.
Mekdad menyatakan Pemerintah Suriah telah memberikan keterangan kepada OPCW beberapa pekan lalu mengenai penyelundupan bahan kimia oleh Front An-Nusra yang memiliki hubungan dengan Alqaidah ke dalam wilayah Suriah Utara.

Serangan pada Selasa bukan yang pertama dilaporkan di Suriah, sebab serangan senjata kimia dikatakan telah terjadi di beberapa daerah di Suriah dalam beberapa tahun belakangan, sementara Pemerintah Damaskus dan gerilyawan saling melempar tuduhan.

 
x