Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 19:01 WIB

Senator AS: Rusia Pengaruhi Pemilu Prancis

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 31 Maret 2017 | 11:34 WIB
Senator AS: Rusia Pengaruhi Pemilu Prancis
Senator Richard Burr - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Senator Richard Burr, ketua komite intelijen di Senat memperingatkan bahwa Rusia mempengaruhi Pemilu Prancis seperti yang dilakukan pada Pemilu AS tahun lalu.

France24.com mengabarkan Kamis (30/3/2017), Rihard Burr mengungkapkan hal itu, berdasar sejumlah dokumen sangat rahasia yang dihimpun badan intelijen AS. Menurut Burr, Pemerintah Moscow secara terang-terangan akan mengganggu pemilu di Barat yang berlangsung secara demokratis.

"Saya ingatkan pada Anda semua, dalam waktu 30 hari saat pemilu Prancis digelar, dua dari empat kandidat yang ikut bertarung akan gugur. Dan dua lagi bakal melaju hingga Mei nanti," tutur Richard Burr. Senator Partai Demokrat yang memimpin pengusutan campur tangan Rusia dalam Pemilu AS 2016 itu, memperingatkan Rusia berpotensi mengganggu pemilu Eropa dan mampu memenangkan kandidat yang diinginkan Moscow.

Peringatan itu diungkapkan Richard Burr, setelah Marine Le Pen, kandidat dari kanan jauh Prancis berkunjung ke beberapa negara - termasuk ke Moscow - untuk mendapatkan dukugan dunia internasional. Saat berada di Moscow, Le Pen menjelaskan ia dan Presiden Vladimir Putin membicarakan cara melawan fundamentalisme dan memuji Putin.

"Pemimpin Rusia mewakili pandangan baru bagi dunia. Dunia baru telah lewat. Kini jamannya Dunia Vladimir Putin. Dunia Donald Trump di AS, dan Narendra Modi di India," ujar Le Pen, pemimpin Partai Front Nasional.

Dalam kesempatan itu, Presiden Vladimir Putin menekankan Kremlin tidak berniat mencampuri politik Prancis. "Kami tidak punya niat mempengaruhi peristiwa terakhir ini. Tapi kami punya hak untuk berkomunikasi dengan para wakil semua kekuatan politik," kata Putin.

 
x