Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 18:06 WIB

AS Masih Terapkan Sanksi Ekonomi Pada Rusia

Oleh : Didi Prambadi | Sabtu, 18 Maret 2017 | 13:42 WIB
AS Masih Terapkan Sanksi Ekonomi Pada Rusia
(Foto: sputniknews)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - AS tetap memberlakukan sanksi ekonomi terhadap Rusia karena mencaplok Crimea dari Ukraina.

Newsweek.com melaporkan, hal itu diutarakan Departemen Luar Negeri, Jumat (17/3/2017). "Crimea masih bagian dari Ukraina. Dan AS sekali lagi mengutuk pendudukan Rusia atas Crimea. Dan kami meminta agar Rusia mengakhiri pendudukan itu segera!" tutur Mark Toner, jurubicara Depatemen Luar Negeri AS.

Dalam kesempata itu, Mark Toner menjelaskan bahwa komitmen Pemerintah Washington masih sama dengan di masa Pemerintahan Obama. Sejumlah pejabat di Washington DC juga tidak bermaksud menarik kebijaksanaan AS terhadap Crimea. Bertolak belakang dengan desas-desus yang menyebutkan Presiden Donald Trump berhubungan dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Beberapa berita miring di antaranya, bekas penasehat keamanan Gedung Putih Michael Flyn, dikabarkan menerima uang US$67 ribu dari sejumlah perusahaan Rusia menjelang Pemilu Presiden AS tahun lalu. Flynn juga menerima uang US$33 ribu lebih dari stasiun televisi RT (Russia Television), beberapa hari setelah menjadi penasehat Presiden Trump.

"Sanksi ekonomi terhadap Rusia masih tetap berlaku sampai Moscow mengembalikan Crimea ke tangan Ukraina," kata Mark Toner menambahkan. Hal itu ditekankan mengingat Kremlin dan Departemen Luar Negeri Rusia tetap menyebut bahwa Crimea adalah bagian teritorial Rusia. "Status itu tidak bisa diperdebatkan lagi," bunyi pernyataan resmi Departemen Luar Negeri Rusia.

Tags

 
x