Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 18:01 WIB

Kelompok Neo Nazi Anti-Imigran Jerman Dipenjara

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 17 Maret 2017 | 14:29 WIB
Kelompok Neo Nazi Anti-Imigran Jerman Dipenjara
(Foto: Bare Naked Islam)
facebook twitter

INILAHCOM, Berlin - Empat warga Jerman yang tergabung dalam kelompok Neo-Nazi 'Komunitas Teman Lama' dijatuhi hukuman penjara karena terbukti hendak melakukan penyerangan sejumlah penampungan imigran di Saxony, Jerman.

Newsweek mengabarkan Kamis (16/3/2017), mereka adalah Marcus W, 41, dijatuhi lima tahun penjara. Lalu, Andreas H, 58, kepala kelompok tersebut, dijatuhi 4,5 tahun penjara, juga Olaf G., 31, jurubicara kelompok yang dijatuhi tiga tahun penjara dan Denise Vanessa G. yang dikenal sebagai Terror Lady, divonis 3,5 tahun dan 10 bulan penjara.

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum Jorn Hauschild menyebutkan mereka merancang serangan ke sejumlah tempat penampungan pengungsi menggunakan "bahan bakar pyrotechnic, sebagai bahan bakar dan bom paku,'' bunyi tuduhan jaksa. Para petugas menemukan sejumlah besar petasan berukuran besar, yang dibungkus dengan lapisan berisi paku, yang dibeli dari Republik Czech.

Kelompok yang dibentuk Andreas H pada 2014 senantiasa menyuarakan kebencian terhadap imigran. Dalam situsnya, kelompok 'Komunitas Teman Lama' selalu menyebut diri sebagai organisasi Neo-Nazi lengkap dengan simbol-simbolnya. Dalam rekaman video yang diunggah di YouTube, kelompok ini juga menggunakan kata-kata rasialis dan xenofobia untuk merekrut anggota barunya.

Vonis penjara terhadap para pemimpin 'Komunitas Teman Lama' dijatuhkan menyusul vonis yang dijatuhkan kepada 8 warga Jerman lain. Mereka yang menamakan diri 'Grup Freital' itu ditangkap setelah melancarkan serangkaian aksi pengeboman di dua tempat penampungan pengungsi pada Juli dan November 2015. Mereka juga terlibat dalam aksi pengeboman mobil dan kantor milik seorang politikus Partai Kiri Jerman.

 
x