Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 29 Mei 2017 | 10:54 WIB

Jepang Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 14 Maret 2017 | 11:42 WIB
Jepang Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan
(Foto: NBCnews)
facebook twitter

INILAHCOM, Tokyo - Mulai bulan Mei mendatang, Jepang berencana mengirimkan kapal Izumo, kapal perang terbesarnya selama tiga bulan ke Laut China Selatan.

Kantor berita Reuters mengabarkan Senin (13/3/2017), Izumo yang membawa puluhan helikopter itu, akan berlabuh di beberapa negara Asia. Di antaranya, Singapura, Indonesia dan Filipina serta Sri Lanka, sebelum bergabung untuk melakukan latihan militer bersama India dan armada angkatan laut AS di Lautan Hindia, Juli mendatang. Menurut berita resmi dari Tokyo, Izumo kemudian kembali ke Jepang pada bulan Agustus 2017.

Sebuah sumber di kalangan militer Jepang menyebutkan, "Tujuan perjalanan selama tiga bulan ke Laut China Selatan, untuk menguji coba kemampuan Izumo, dengan cara mengirim misi ke luar," tutur sumber tersebut. "Termasuk di antaranya melakukan latihan militer dengan angkatan laut AS di Laut China Selatan," sambungnya.

Latihan militer itu digelar, setelah Presiden Donald Trump mengambil sikap keras terhadap China. Seperti diketahui, Washington mengecam pembangunan fasilitas militer di dua pulau yang diklaim sebagai milik Beijing. Sejauh ini sejumlah negara Asia masih bersilang pendapat dengan China tentang wilayah di Laut China Selatan. Meski Jepang tidak terlibat dalam konflik dengan China, seperti negara-negara Asia, namun Tokyo masih berbeda pendapat dengan batas maritim China di Timur Laut China.

Izumo yang panjangnya 249 meter, merupakan kapal pengangkut terbesar milik Jepang sejak Perang Dunia II. Izumo yang berbasis di Yokosuka, merupakan kapal anti kapal selam dan sekaligus didisain sebagai kapal perusak karena memiliki persenjataan perang cukup canggih. Izumo yang berperan juga sebagai kapal amphibi dan biasanya digunakan oleh personil Marinir AS, mampu membawa dan mengoperasikan 9 helikopter.

 
x