Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 Maret 2017 | 17:20 WIB
Hide Ads

Separuh Warga Lebih Percaya Media Ketimbang Trump

Oleh : Didi Prambadi | Jumat, 10 Maret 2017 | 11:43 WIB
Separuh Warga Lebih Percaya Media Ketimbang Trump
Presiden Donald Trump - (Foto: abc)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Beberapa poll pendapat yang digelar di AS, membuktikan bahwa banyak warga Amerika yang lebih percaya pada media massa daripada Presiden Donald Trump.

Majalah Fortune melaporkan Kamis (9/3/2017) jajak pendapat oleh Quinnipiac University, Connecticut menunjukkan 53% responden lebih percaya media massa daripada Presiden Trump, "bila menyangkut isu-isu penting". Bahkan hampir 90% yakin, media massa lebih dipercaya untuk hal-hal yang lebih penting atau sangat penting.

Sementara itu, banyak yang tidak yakin pada 'sumber-sumber terselubung' yang digunakan media massa. Khususnya bila melaporkan tentang pemerintahan Donald Trump, seperti kedekatan Trump dengan Rusia. Banyak responden juga tidak yakin pada media massa yang melaporkan kehidupan pribadi Trump dan politik internal di Gedung Putih. Hanya 30% responden menyatakan yakin bila media massa menggunakan sumber-sumbernya. Sekitar 45% responden yakin bahwa media massa mengarang berita dari sumber-sumbernya.

Hasil jajak pendapat yang dilakukan secara mingguan itu juga menunjukkan 60% responden tak setuju dengan pendapat Presiden Trump, yang menyebut media massa adalah musuh rakyat AS. Sekitar 80% yang menyebut diri sebagai pendukung Partai Republik, setuju dengan ucapan Trump, sedangkan 85% dari Demokrat menyatakan tak setuju.

Sedangkan poll pendapat yang digelar Morning Consult dan Politico Fund mengungkapkan, sekitar separuh respondennya yakin dengan liputan media massa tentang Pemerintahan Washington dan Donald Trump.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x