Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Oktober 2017 | 18:33 WIB

Paus Fransiscus Kecam Perlakuan Terhadap Rohingya

Oleh : - | Kamis, 9 Februari 2017 | 12:21 WIB
Paus Fransiscus Kecam Perlakuan Terhadap Rohingya
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Vatikan - Paus Fransiskus mengeluarkan kritikan pedas atas kekejaman terhadap kelompok minoritas Rohingya di Myanmar dengan menyatakan bahwa mereka disiksa dan dibunuh hanya karena ingin menghidupkan budaya dan agama Islam.

Pernyataan itu, yang disampaikan dalam pertemuan tetap sepekan menyusul laporan PBB pada pekan lalu, menyebutkan bahwa pasukan keamanan di wilayah utara negara itu melakukan pembunuhan massal, perkosaan berramai-ramai, dan membakar seluruh desa.

"Mereka menderita bertahun-tahun, teraniaya, dibunuh karena ingin menghidupkan budaya dan agama Islam," kata Paus.

"Mereka terbuang dari Myanmar, berpindah dari satu tempat ke tempat lain karena tidak seorang pun menginginkan mereka. Namun, mereka orang baik-baik, cinta damai. Mereka bukan Nasrani. Mereka orang baik-baik. Mereka saudara kami," katanya.

Setelah laporan diterbitkan pada Jumat, Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Zeid Raad Al Hussein, menyatakan bahwa pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi berjanji menyelidiki tuduhan PBB tersebut.

Myanmar sebagai negara yang penduduknya mayoritas beragama Buddha sebelumnya menyanggah hampir semua tuduhan melakukan pelanggaran HAM terhadap umat Islam di wilayah utara negara tersebut.

Paus berharap bisa mengunjungi wilayah perbatasan Bangladesh pada akhir tahun ini.

Beberapa saksi, yang dikutip dalam laporan PBB itu, memberikan keterangan mengenai pembunuhan sejumlah bayi, balita, anak-anak, perempuan, dan orang berusia lanjut.

Menurut mereka, pihak militer Myanmar melepaskan tembakan ke arah penduduk, membakar seluruh desa, melakukan penahanan massal, pemerkosaan besar-besaran dan sistematis, kekerasan seksual, dan sengaja merusak makanan dan sumber pangan lain.

Komentar

 
x