Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 25 Juni 2017 | 22:37 WIB

Al Qaida Kini Libatkan Pejuang Perempuan

Oleh : Didi Prambadi | Selasa, 31 Januari 2017 | 16:22 WIB
Al Qaida Kini Libatkan Pejuang Perempuan
(Foto: military)
facebook twitter

INILAHCOM, Sanaa - Pasukan elite AS, Navy SEAL Team 6 membunuh enam gerilawan perempuan yang berafiliasi dengan Al Qaida, akhir pekan lalu di Yaman.

Military.com mengabarkan Senin (30/1/2017), keenam gerilyawati itu ditembak mati oleh pasukan elite AS itu, dalam sebuah penggrebekan di markas besar Al Qaida Arab, AQAP. "Banyak teroris perempuan yang ikut dalam kelompok itu," tutur Kapten Jeff Davis, Juru Bicara Badan Pertahanan AS, Pentagon. 14 anggota AQAP tewas dalam penyerangan itu, "Banyak di antaranya perempuan," tambah Davis.

Penyerangan kali ini dilakukan atas perintah pertama kali Donald Trump, sejak menjadi Panglima Angkatan Bersenjata AS. "Amerika berduka pagi ini, karena seorang anggota pasukan militer AS tewas melawan kelompok radikal teroris Islam," bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan Donald Trump.

Seorang anggota SEAL Team 6 tewas dalam baku tembak dengan kelompok AQAP di kawasan Shabwah, Yaman. Tiga lainnya luka-luka, dan tiga lainnya jadi korban baling-baling pesawat angkut militer V-22 Osprey.

Penyerangan itu direncanakan Pentagon sejak beberapa bulan lalu oleh Presiden Obama. Dan baru diperintahkan Presiden Donald Trump kali ini. Gedung Putih menyatakan, penyerangan itu dilakukan setelah laporan intelijen menunjukkan bakal terjadi serangan oleh AQAP. "Langkah ini dilakukan sebagai bantuan AS untuk memerangi aksi teroris melawan warga dunia," bunyi pernyataan Gedung Putih.

Seorang pejabat Yaman menyebutkan, sedikitnya 40 orang tewas dalam penyerangan tersebut. Belum jelas apakah ada penduduk sipil jadi korban. Kelompok AQAP yang biasanya tidak melibatkan kaum perempuan, bertanggung jawab atas penyerangan 'Charlie Hebdo' di Paris tahun 2015 silam.

 
x