Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 08:51 WIB

Penyiar TV Mesir Kritik Pemerintah Dideportasi

Oleh : Didi Prambadi | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:45 WIB
Penyiar TV Mesir Kritik Pemerintah Dideportasi
Liliane Daoud, - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Kairo - Liliane Daoud, pembawa acara televisi dan kritikus politik Mesir diculik dari rumahnya oleh sekelompok orang tak dikenal.

NBC News mengabarkan Rabu (29/6/2016), menurut Zyad Elelaimy, pengacaranya, Liliane warganegara Lebanon itu, diculik dari rumahnya di Kairo. "Delapan lelaki berpakaian preman mengaku dari Departemen Paspor Mesir, dan mengambilnya beberapa jam setelah Liliane diberhentikan dari televisi ONTV," ujar Zyad Elelaimy. "Hal itu dikatakan oleh putrinya berusia 10 tahun yang menyaksikan pengambilan secara paksa," sambung Zyad Elelaimy.

Menurut pembawa acara televisi Bassem Youssef, "Kini mereka akan mendeportasi ke luar dari Mesir. Liliane punya seorang putri yang tinggal dan dibesarkan di Mesir. Kenyataannya, Liliane diculik. Selamat deh. Benar-benar hebat!" tutur Bassem Youssef yang juga dikenal sebagai kritikus televisi.

Sejauh ini belum ada penjelasan resmi dari Pemerintahan Presiden Abdel-Fattah el-Sissi. Namun Departemen Luar Negeri AS mengaku telah membaca laporan mengenai penahanan dan deportasi terhadap Leiliane Daoud. "Secara konsisten, kami merasa prihatin dengan mundurnya kebebasan berpendapat di Mesir. Kami selalu berdiskusi dengan Pemerintah Mesir tentang masalah HAM," tutur juru bicara Kementerian Luar Negeri AS.

Sebelumnya, Departemen Paspor Mesir juga menahan Mozn Hassan, Direktur Nazra for Feminist Studies, saat hendak terbang ke Beirut. Menurut organisasi HAM, Hassan merupakan Direktur NGO ke-4 yang dilarang berpergian ke luar negeri.

Menurut kelompok advokasi Daftar Ahwal, tercatat 175 aktivis, wartawan, tokoh agama, politikus dan pegawai HAM dilarang ke luar negeri, sejak Presiden Abdel Fattah berkuasa 2013. "Kondisinya lebih buruk dibandingkan zaman Presiden Hosni Mubarak," kata Nadim Houry, Deputi Direktur HAM Timur Tengah.

Komentar

Embed Widget
x