Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Oktober 2017 | 23:14 WIB

Mengenal Expo Dunia: Menuju Expo Milano 2015

Oleh : - | Kamis, 5 Maret 2015 | 11:47 WIB
Mengenal Expo Dunia: Menuju Expo Milano 2015
(Foto: istimewa)
facebook twitter

Expo Dunia (worlds fair, world fair, world exposition atau universal exposition) atau singkatnya disebut sebagai expo merupakan pameran umum terbesar tingkat dunia yang diselenggarakan oleh negara yang terpilih dalam kompetisi.

Badan penanggung jawab penyelenggaraan expo disebut sebagai International Exhibitions Bureau (Bureau International des Expositions, BIE). BIE merupakan organisasi antarpemerintah (IGO) yang mengatur regulasi dan melakukan approval empat jenis expo yang bersifat non-komersial yaitu: World Expos, International Specialized Expos, Horticultural Exhibitions dan Design Triennale Milan yang biasanya berlangsung dari 3 pekan sampai dengan 6 bulan.

Saat ini BIE beranggotakan lebih dari 168 negara dari 31 negara pada awal didirikannya yaitu pada 1928. Khusus untuk expo dunia, setiap Expo mengambil tema-tema khusus yang popular pada saat itu. Expo Dunia yang akan diselenggarakan pada tahun ini adalah EXPO 2015 di Milan, Italia selama enam bulan dari bulan Mei sampai Oktober.

Sejarah dari expo dunia berasal dari tradisi Perancis yang menyelenggarakan expo nasional dan berpuncak pada expo di Paris pada 1844. Tradisi ini kemudian diikuti negara-negara di Benua Eropa dan khususnya Inggris Raya. Expo pertama dunia diselenggarakan di London pada 1851 dengan topik Exhibisi terbesar Kerja Industri dari Seluruh Dunia yang menampilkan pameran produk-produk manufaktur.

Expo dunia tidak hanya diselenggarakan di benua Eropa, tetapi juga di benua Asia. Expo Dunia pada 2010 (Expo 2010) diselenggarakan di Shanghai pada Mei hingga November yang mengambil tema "Better City, Better Life" atau Kota yang lebih baik, kehidupan yang lebih baik atau meningkatkan kualitas hidup di daerah perkotaan. Expo ini dikunjungi oleh lebih dari 73 juta pengunjung.

Expo Dunia saat ini dikenal juga sebagai registered expositions dan diselenggarakan setiap 5 tahun sekali. Expo ini biasanya mewariskan bangunan memorial sebagai kenangan untuk generasi berikutnya. Misalnya Expo pada tahun 1958 (Expo 1958) yang diselenggarakan di kota Brussels, ibu kota Belgia, meninggalkan bangunan Atomium yang sampai sekarang banyak dikunjungi oleh wisatawan luar negeri sebagai simbol dari ibu kota Eropa.

Atomium terdiri dari 9 bola besi besar dalam atom dan melambangkan 9 atom dari kristal besi (Fe). Simbol ini merupakan representasi dari sains dan aplikasi atom yang merupakan topik penting pada masa itu. Atomium didesain oleh Arsitek Andr Waterkeyn dengan style Arsitektur Sembilan ratusan. Expo ini menarik para pengunjung hingga mencapai lebih dari 41 juta pengunjung.

Jauh sebelum itu Expo Dunia 1889 diselenggarakan di Champ de Mars, Paris, Perancis dari Mei sampai Oktober 1889. Peninggalan utama dari expo ini adalah Menara Eiffel (Torre Eiffel). Menara besi yang terletak di Champ de Mars (Bahasa Inggris, Field of Mars) yang merupakan taman hijau yang luas di kota Paris. Nama Eiffel berasal dari Gustave Eiffel, insinyur sekaligus pemilik perusahaan yang mendesain dan membangun menara tersebut.

Menara ini dibangun sebagai radio broadcasting tower dan Observation tower, dibangun pada 28 Januari 1887 dan selesai pada 15 Maret 1889. Menara Eiffel dibuka untuk umum pada 15 Mei 1889. Arsitek dari Menara ini sendiri adalah Charles Lon Stephen Sauvestre (1847-1919) yang merancang struktur ini khusus untuk Expo 1889.

Expo ini diselenggarakan pada tahun bertepatan dengan peringatan 100 tahun dari keruntuhan benteng dan penjara Bastille di Paris (storming of the Bastille, 1789), suatu kejadian yang menjadi symbol dimulainya revolusi Industri. Expo ini dikunjungi oleh lebih dari 32 juta pengunjung.

Nah Expo pada tahun ini akan diselenggarakan di Milan, pusat kota fashion dunia di Italia. Expo akan diselenggarakan secara besar-besar selama 6 bulan (sekitar 1 Mei s.d 31 oktober 2015). EXPO MILANO 2015 akan mengambil tema tradisi, kreatifitas, dan inovasi nutrisi untuk kesediaan pangan yang sehat dan cukup bagi semua planet (Feeding the Planet, Energy for Life) atau dalam bahasa Italia "Nutrireil Pianeta, Energia per la Vita".

Expo Milan akan digelar di sebelah barat laut Milan (kota Pero e Rho) di mana sudah dikembangkan pavilliun dengan luas 1,1 juta meter kuadrat. Expo kali ini akan diikuti oleh kurang lebih 148 negara dan organisasi internasional. Mereka akan mempertunjukkan teknologi terbaik dari pengolahan makanan. Seperti dalam sejarah-sejarah expo, diiharapkan expo ini akan menarik pengunjung hingga 20 juta pengunjung baik local maupun wisatawan manca negara.

Italia memang menarik dari sisi tempat wisata dari ujung Selatan Sicilia sampai ujung Utara seperti Venesia dan Trieste. Sehingga di samping mengunjungi Expo, para pengunjung bisa memanfaatkan waktu mengunjungi tempat-tempat wisata yang terdekat seperti Venesia, Kota yang terbentang sepanjang 117 pulau kecil di Lagoon Venesia, sepanjang Laut Adriatik di timur laut Italia. Atau kota Verona, tempat legenda keluarga Capulet pada kisah Romie dan Juliet. Ataupun di Milan sendiri terdapat berbagai tempat wisata menarik seperti Duomo, Castle Sfarzesco, Stadium San Siro dan Danau/Lago Como.

Tema nustrisi pada Expo Milan 2015 ini cocok dengan karakter Italia terkait dengan makanan. Yang pertama adalah Italia terkenal dengan gastronomi-nya. Menu makanan pokok berbasis gandum (pasta) sangat terkenal dengan variasinya seperti spaghetti, makaroni, fettuccine, lasagne, cannelloni, penne, fusilli, dan lain-lain.

Belum lagi pizza italia yang terkenal lezat seperti pizza margherita, pizza siciliana, dan pizza marinara.Selain itu makanan yang terkenal di Italia adalah Es cream (gelato)dan kopi-nya dengan berbagai variasi seperti cappuccino, marocchino, dan caffe macchiato.

Yang kedua Parma, salah satu kota di region Emilia Romagna, adalah ibu kota Eropa dalam bidang makanan. Di kota ini terdapat legenda Parmalat, donatur team legenda sepak bola Parma FC, merupakan perusahaan yang memproduksi susu dan Barilla, perusahaan yang memproduksi pasta (spaghetti,..) serta pengolahan berbagai jenis makanan.

Di kota Parma, terdapat EFSA (European Food Safety Authority) yang merupakan lembaga Uni Eropa yang menyediakan rekomendasi ilmiah terkait dengan resiko dan keamanan berbagai jenis makanan di seluruh Eropa.

Yang ketiga, di Roma terdapat badan PBB yang menangani makanan dan pertaniannya itu FAO (Food and Agriculture Organization) dan IFAD (International Fund for Agricultural Development ) yaitu badan PBB yang menyediakan pendanaan untuk pengembangan ekonomi wilayah miskin, terutama dengan mengembangkan produktifitas pertanian.

Dalam pagelaran Expo Milano 2015 ini, Indonesia memastikan berpartisipasi dalam ajang ini. Kontrak keikutsertaan dari perwakilan Indonesia ditanda tangani aktor Didi Petet, yang bernama asli Didi Widiatmoko, CEO dari KPBN (Koperasi Pelestari Budaya Nusantara), koperasi yang akan menjalankan konstruksi dan manajemen Pavillion Indonesia.

Dokumen kontrak ditandatangi di Milan pada 3 September 2014 lalu. Desain Pavilliun Indonesia bertemakan interaksi masyarakat petani dan nelayan Nusantara dengan bangunan Bubu dan Lumbung. Yang pertama, terbuat dari Bambu, digunakan untuk memancing. Sedangkan yang kedua adalah keranjang tradisional yang digunakan untuk memanen di ladang.Paviliun Indonesia terdiri atas tiga stage: Galery Multimedia, Virtual journey to Indonesia, dan Amphitheatre/Experience Indonesia.

Berbagai issue yang akan diangkat dalam seminar di paviliun antara lain isu kemaritiman, pangan dan energi disamping berbagai teknologi pangan dan fashion. Indonesia akan menampilkan juga ragam budaya seperti musik dan tari-tarian tradisional seperti musik kulintang, tari saman, rampak gendang, tari kecak dan tari bali.

* Masruri, Ketua PPI Italia 2014/2015, mahasiswa S3 University of Parma, Italia.

Komentar

 
Embed Widget

x