Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Januari 2015 | 23:51 WIB
Hide Ads

Pemabuk Congkel Mata Kekasihnya

Oleh : Vina Ramitha | Sabtu, 14 April 2012 | 19:20 WIB

Berita Terkait

Pemabuk Congkel Mata Kekasihnya
thesun.co.uk

INILAH.COM, Cornwall Pria ini dikenal brutal setelah menenggak minuman keras. Puncaknya, ia mencongkel mata sang kekasih dan menyalahkan perempuan malang itu.

Selama 12 jam, Tina Nash (31) tersiksa akibat dihajar habis-habisan oleh kekasihnya, Shane Jenkin (33). Hidung dan rahangnya patah, serta ia tak sadarkan diri. Parahnya, Jenkin yang sedang mabuk mencongkel kedua mata Nash.

"Saya suka tidur, karena dalam mimpi saya masih bisa melihat. Saat terbangun, kenyataan memukul dan saya seperti terkubur hidup-hidup. Saya bisa mendengar, tapi tak bisa melihat wajah dua putra saya. Kenyataan memang kejam," kata Nash, sesunggukan.

Dilansir Daily Mail, Jenkin memang sering menyiksa Nash dalam kondisi apapun. April tahun lalu, serangan-serangan itu mencapai puncaknya. Nash yang sedang tidur disiksa hingga kehilangan penglihatannya. Jenkin lalu menyalahkan Nash atas tindakan kasarnya itu.

"Dia berkata, salah saya bahwa ia akan dipenjara selama bertahun-tahun," imbuh Nash. Selama empat pekan, Nash bolak-balik terbarin di meja bedah. Sayang, dokter tak mampu menyelamatkan kedua matanya yang dirobek dari rongganya.

Ditanya orang-orang mengapa ia masih bertahan bersama Jenkin, Nash berkata ia sempat yakin bisa mengubah sikap kasar orang terkasihnya itu. Namun kini, ia memperingatkan seluruh korban KDRT agar segera menyelamatkan diri selagi bisa.

"Keadaan takkan membaik, malah akan memburuk. Keluarlah selagi sempat," ujarnya. Jenkin adalah pria bersalah yang sering keluar masuk penjara. Beberapa bar melarangnya menginjakkan kaki di tempat mereka, karena ia dikenal kasar saat mabuk. Ia pernah nyaris mencongkel mata seorang pria di bar.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.